Wamenko PMK Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

- Rabu, 01 Juli 2026 | 21:18 WIB
Wamenko PMK Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Wamenko PMK) Agus Jabo Priyono meninjau langsung pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (1/7/2026). Dari hasil peninjauan, proses pembangunan hampir rampung.

"Jadi pada hari ini kita mengecek kesiapan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kulon Progo. Pembangunan gedungnya, insya Allah, pertengahan Juli beres. Sekarang (progresnya) sudah 91 persen," kata Agus Jabo.

Dalam kesempatan itu, Agus Jabo meninjau ruang kelas yang akan digunakan untuk siswa jenjang sekolah dasar. Meja dan kursi belajar di dalamnya telah tertata rapi.

Gedung ini nantinya akan menampung 314 murid dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Mereka akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026.

"Di samping menyiapkan kelas, menyiapkan fasilitas yang lain, pembersihan sudah mulai dilakukan. Jadi nanti begitu siswa masuk, itu alat berat sudah tidak ada. Lokasinya juga sudah bersih, sehingga tidak mengganggu proses MPLS. Ya, karena MPLS mulai tanggal 14 Juli," ujar Agus Jabo.

Saat ini, proses pembangunan terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebanyak 1.134 pekerja dilibatkan untuk menyelesaikan pembangunan agar rampung sesuai target.

Gedung permanen Sekolah Rakyat Kulon Progo berdiri di atas lahan seluas 7,1 hektare di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Sekolah ini akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, gedung asrama, rumah ibadah, lapangan basket dan upacara, serta rusun bagi guru dan tenaga kependidikan.

Turut hadir dalam peninjauan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono; Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kulon Progo Ernawati; Kabid Jamsos Prov DIY Suparmin; Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta Haruman Hendarsah; Kepala Sentra Antasena Magelang Supriyono; Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul Agus Ristanto; dan Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Sleman Reti Sudarsih.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags