Esa Medika Patok Harga IPO Rp470 per Saham, Kantongi Dana Rp245,7 Miliar

- Rabu, 01 Juli 2026 | 21:15 WIB
Esa Medika Patok Harga IPO Rp470 per Saham, Kantongi Dana Rp245,7 Miliar

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) menetapkan harga final penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp470 per lembar. Angka ini berada di tengah rentang harga yang ditawarkan saat masa penawaran awal (book building), yaitu Rp446 hingga Rp515 per saham.

Perusahaan penyedia alat kesehatan itu akan menerbitkan 522,85 juta saham baru atau setara 30 persen dari total saham yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian, perseroan berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp245,7 miliar.

Dalam prospektus tambahan yang dirilis Rabu (1/7/2026), manajemen Esa Medika menyebutkan bahwa harga final ditentukan setelah berdiskusi dengan penjamin pelaksana emisi efek dengan mempertimbangkan minat investor selama book building pada 22-24 Juni. "Penetapan harga penawaran Rp470 mempertimbangkan hasil book building yang telah dilakukan penjamin pelaksana emisi efek dengan melakukan penjajakan kepada para investor di pasar domestik," demikian pernyataan manajemen.

Dengan harga IPO tersebut, valuasi Price Earning Ratio (PER) perusahaan berada di level 16,80 kali dan Price Book Value (PBV) sebesar 1,98 kali. Angka itu sedikit di atas rata-rata industri yang mencatatkan PER 15,96 kali dan PBV 1,44 kali.

Esa Medika juga menambah dua penjamin emisi efek (underwriter) baru, yaitu Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas. Sebelumnya, dua lead underwriter yang mengawal IPO ini adalah BRI Danareksa Sekuritas dan Ina Sekuritas.

Ina Sekuritas mendapatkan porsi penjatahan saham terbesar, yakni 57,85 persen, disusul BRI Danareksa Sekuritas sebesar 29,93 persen. Dua underwriter baru, Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas, memperoleh jatah masing-masing 12,21 persen dan 0,02 persen.

IPO EMMI akan memasuki tahap penawaran umum pada 2-6 Juli. Proses penjatahan dan distribusi dijadwalkan pada 6 dan 7 Juli, sehingga saham akan mulai dicatatkan (listing) di BEI pada 8 Juli.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags