Amaya Home Resort Pertahankan Harga Jual di Tengah Kenaikan BI Rate

- Kamis, 04 Juni 2026 | 06:30 WIB
Amaya Home Resort Pertahankan Harga Jual di Tengah Kenaikan BI Rate

Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate mendapat respons beragam dari pelaku usaha, khususnya di sektor properti. Di tengah ketidakpastian tersebut, Amaya Home Resort, anak usaha PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU), justru memilih untuk mempertahankan harga jual unit huniannya tanpa melakukan penyesuaian.

Sales Manager Amaya Home Resort, Nabella Previana, menyatakan bahwa kondisi saat ini justru dapat menjadi momentum menarik bagi calon pembeli maupun investor. Menurutnya, harga unit di kawasan tersebut masih berada pada level yang kompetitif dan belum mengalami kenaikan seperti yang berpotensi terjadi di masa mendatang seiring meningkatnya biaya pembangunan dan perkembangan kawasan. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (3/6/2026).

Ada sejumlah faktor yang menurut Nabella akan memengaruhi harga jual Amaya Home Resort ke depannya. Faktor utama tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh kawasan hunian tersebut, mulai dari konsep hingga infrastruktur pendukung.

Amaya Home Resort mengintegrasikan konsep resort living dan green living yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup penghuni. Setiap unit rumah di kawasan ini dirancang dengan spesifikasi langit-langit tinggi dan jendela berukuran besar. Desain tersebut bertujuan memaksimalkan penetrasi cahaya matahari sekaligus memperlancar sirkulasi udara alami di dalam rumah.

Dari segi lokasi, perumahan ini terletak dekat dengan gerbang keluar Tol Ungaran dan terhubung langsung dengan Tol Trans-Jawa. Akses ini mempermudah mobilitas penduduk menuju pusat Kota Semarang serta mempercepat perjalanan ke Bandara Internasional Ahmad Yani. Keberadaan infrastruktur transportasi dinilai menjadi katalisator pertumbuhan nilai tanah, sehingga harga properti di wilayah sekitar berpotensi meningkat secara berkelanjutan.

Pihak pengembang juga menyediakan layanan terintegrasi bernama Amaya Care. Layanan ini mencakup bantuan darurat dan sistem keamanan 24 jam dengan akses masuk kawasan menggunakan sistem smart gate berbasis kartu RFID. Melalui Amaya Care, penghuni dapat menikmati layanan housekeeping, laundry, hingga perawatan taman dan pemeliharaan bangunan. Fasilitas ini memungkinkan pemilik properti untuk tinggal langsung di unit maupun menyewakannya kepada pekerja ekspatriat.

Nabella menambahkan, di tengah banyaknya calon pembeli yang memilih menunda akibat kenaikan suku bunga, kondisi saat ini justru dapat menjadi momentum strategis untuk membeli properti. “Kami melihat ini sebagai momentum yang tepat bagi masyarakat untuk memiliki properti sebagai aset hunian ataupun investasi dengan nilai maksimal namun harga ideal,” ujarnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar