King Kobra Besar Gegerkan Warga Bogor, Dievakuasi Damkar Usai Coba Masuk Rumah

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:35 WIB
King Kobra Besar Gegerkan Warga Bogor, Dievakuasi Damkar Usai Coba Masuk Rumah

Seekor ular king kobra berukuran besar membuat geger penghuni sebuah rumah di Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah reptil berbisa itu terlihat hendak memasuki bagian dalam hunian. Kejadian yang berlangsung pada Jumat (23/5) itu pertama kali diketahui saat penghuni rumah melihat bagian ekor ular yang menyusup dari halaman depan menuju area kamar.

“Pelapor mengetahui adanya ular yang masuk dari halaman depan rumahnya, menuju ke arah kamar depan,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, dalam keterangannya pada Sabtu (24/5/2026).

Awalnya, penghuni rumah mengira ular tersebut adalah jenis kobra jawa yang umum ditemui di wilayah tersebut. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, mereka mendapati bahwa hewan melata itu ternyata adalah seekor king kobra dengan ukuran yang jauh lebih besar dan lebih berbahaya.

“Namun pelapor menyusuri ular tersebut yang dikiranya seekor ular kobra jawa, lalu ternyata adalah seekor ular king kobra berukuran besar,” jelas Yudi.

Merasa terancam, penghuni rumah segera melaporkan temuan itu kepada petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Kabupaten Bogor pun bergerak cepat dengan menyiapkan peralatan evakuasi dan langsung menuju lokasi kejadian. Setengah jam setelah laporan diterima, petugas tiba di tempat dan mulai melakukan proses pengamanan.

Dengan menggunakan sejumlah peralatan khusus, tim regu 1 Damkar berhasil menangkap ular tersebut setelah melalui proses evakuasi yang berlangsung selama satu jam 32 menit. Yudi menambahkan bahwa situasi di lokasi telah kembali kondusif usai ular berhasil diamankan.

“Situasi akhir kondusif, ular berhasil dievakuasi oleh tim regu 1. Evakuasi dilakukan selama 1 jam 32 menit,” pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar