Seorang perempuan berinisial LA (31) diduga menyekap seorang lanjut usia berusia 80 tahun selama hampir satu tahun di sebuah apartemen di Surabaya. Korban, Kusnadi Chandra, merupakan ayah dari pacar pelaku. Selama masa penyekapan itu, pelaku juga diduga menguras habis harta kekayaan korban.
Kusnadi dilaporkan menghilang setelah tidak kembali ke rumahnya di Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Anak korban, Agus Pranoto, yang juga merupakan pacar pelaku, mulai mencari keberadaan ayahnya. Namun, setiap kali ditanya, Lisa memberikan alasan yang menyesatkan.
“Dijawab oleh pacarnya (Lisa) bahwa engkong lagi ‘jalan-jalan sama bapak saya’. ‘Jalan-jalan ke mana?’ ‘Keliling Indonesia lah pokoknya mau menikmati hari tua’,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menirukan hasil penyelidikan.
Keluarga korban sempat mempercayai keterangan tersebut. Namun, kecurigaan mulai muncul setelah Kusnadi tak kunjung pulang hingga hampir satu tahun. Situasi semakin mencurigakan ketika Lisa tiba-tiba menghilang dan mengganti nomor teleponnya sejak Februari 2026.
“Dan akhirnya kemudian setelah kemarin melaporkan ke kami, kami lakukan penyelidikan dan akhirnya kami dapatkan bahwa korban ini disekap di salah satu kamar yang ada di Surabaya. Salah satu apartemen,” kata Luthfie.
Polisi akhirnya berhasil membebaskan Kusnadi dari kamar apartemen tempat ia disekap. Dalam waktu yang hampir bersamaan, petugas juga menangkap Lisa di Surabaya pada 16 April 2026. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Artikel Terkait
PDI-P Balik Serang Demokrat: Kritik Tak Harus Konstruktif, AHY Dinilai Beri Insinuasi
Menteri Hukum Paparkan Program Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia
Lonjakan Harga Pertamax Dorong Anak Muda Jakarta Beralih ke Transportasi Umum demi Hemat Biaya
Ledakan Keras di Prambanan Bikin Warga Panik, Ternyata Kembang Api untuk Acara Prewedding