KAI Logistik Raih Penghargaan Human Capital 2026 Berkat Tata Kelola SDM Inklusif dan Berkelanjutan

- Kamis, 30 April 2026 | 20:15 WIB
KAI Logistik Raih Penghargaan Human Capital 2026 Berkat Tata Kelola SDM Inklusif dan Berkelanjutan

Jakarta KAI Logistik lagi-lagi menunjukkan taringnya di bidang pengelolaan SDM. Kali ini, mereka mendorong pembangunan tata kelola sumber daya manusia yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Prihanto Herbowo, Direktur Keuangan KAI Logistik, punya keyakinan sendiri soal ini. Menurut dia, SDM yang sehat, aman, terampil, dan berintegritas itu fondasi utama buat bisnis bisa terus jalan.

“Kami meyakini perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang mampu menempatkan sumber daya manusia sebagai aset strategis, bukan sekadar sumber daya produksi,” ujar Prihanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.

Nah, dari situlah mereka kemudian kebanjiran penghargaan. KAI Logistik baru saja meraih Indonesia Human Capital Awards 2026. Kategorinya cukup spesifik: “The Best Human Capital 2026 for Ensuring Employee Safety through Respectful Workplace Policies” di subkategori Logistics & Supply Chain Service Provider. Lumayan prestisius, ya.

Proses penilaiannya sendiri nggak main-main. Mereka dinilai dari berbagai dimensi mulai dari Workforce Management, Leadership Involvement in Talent Development, Workforce Readiness, People Sustainability, sampai Digital People Enablement. Dan KAI Logistik dianggap mampu menunjukkan pendekatan yang terstruktur, progresif, dan berorientasi masa depan.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi KAI Logistik untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Kami berkomitmen menjaga lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan adaptif, seiring dengan upaya memperkuat transformasi digital perusahaan,” kata dia lagi.

Di sisi lain, perusahaan ini juga dinilai berhasil menerapkan Respectful Workplace Policy (RWP). Isinya? Menjamin kesetaraan dalam proses rekrutmen dan pengembangan karier tanpa diskriminasi. Semua karyawan dapat kesempatan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan bisnis. Nggak ada yang dianakemaskan, gitu lah.

Soal keselamatan kerja, mereka juga nggak main-main. Standar K3 yang ketat diterapkan, penggunaan APD diwajibkan, pelatihan rutin digelar. Bahkan, mereka sudah mengantongi sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Jadi urusan bersih-bersih, mereka serius.

Dari sisi digital, pengembangan sistem juga nggak ketinggalan. Ada Human Capital System (HCS), Rail Document System (RDS), plus integrasi teknologi kayak RFID, Enterprise Resource Planning (ERP), dan Transportation Management System (TMS). Semua itu, kata mereka, buat memperkuat efisiensi operasional dan ketahanan organisasi jangka panjang.

“Dengan langkah tersebut, KAI Logistik optimistis dapat terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mendukung pertumbuhan industri logistik nasional, serta menciptakan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Prihanto.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar