Polres Serang Bekuk Dua Kelompok Curanmor Bersenpi, Motor Curian Dikirim ke Karawang dan Lampung

- Senin, 27 April 2026 | 13:15 WIB
Polres Serang Bekuk Dua Kelompok Curanmor Bersenpi, Motor Curian Dikirim ke Karawang dan Lampung

Polres Serang meringkus dua kelompok pelaku curanmor bersenjata api dalam sepekan terakhir. Hasil kejahatan mereka, kata polisi, dikirim ke Karawang, Jawa Barat, dan Lampung Timur.

Dua tersangka pertama, Hasan Basri (25) dan Ailo Swari (27), ditangkap pada Minggu (19/4) di kawasan Cikande. Mereka biasa mengirim motor curian ke Karawang. Modusnya? Membawa senjata api saat beraksi.

“Hasil curian mereka dijual ke daerah Karawang,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES, Senin (27/4/2026).

Di sisi lain, kelompok kedua yang diamankan beranggotakan tiga orang: Andi alias Kice (31), M Asenin (37), dan Alan Wahyu (25). Mereka ditangkap pada Sabtu (25/4) di Pelabuhan Merak, Cilegon. Saat itu, mereka baru pulang dari Lampung dan membawa sebuah pikap.

“Rencananya mereka mau beraksi lagi di Serang. Tapi keburu kami amankan,” kata Andi.

Kelompok Kice ini menggunakan pikap sebagai alat angkut. Setiap kali selesai mencuri biasanya empat sampai lima motor mereka langsung membawanya ke Lampung Timur. Jalur penyelundupannya lewat Pelabuhan Merak. “Kalau dapat empat sampai lima, langsung diselundupkan pakai pikap. Paling lama dua hari,” tambahnya.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan angkat bicara. Ia memperingatkan bahwa jajarannya bakal bertindak tegas terhadap kejahatan yang membahayakan masyarakat. “Kami beri peringatan keras bagi para pelaku kejahatan, khususnya curanmor yang nekat bawa senjata api. Polri tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Andri juga menegaskan, polisi tidak segan melumpuhkan pelaku jika situasinya sudah mengancam. “Kalau tindakan kalian sudah mengancam nyawa masyarakat atau petugas, kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas dan terukur,” katanya.

Total, ada lima pelaku dari dua kelompok berbeda yang berhasil dibekuk dalam waktu sepekan. Semuanya membawa senjata api saat beraksi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar