Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Lamongan mulai ramai. Bukan karena pasar atau acara besar, tapi gelombang keberangkatan haji tahun 2026 sudah terasa terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten. Ratusan ASN di sana mengajukan cuti. Yang paling banyak? Tenaga pendidik. Guru-guru, tepatnya.
Data dari BKPSDM setempat menunjukkan lonjakan pengajuan cuti besar untuk ibadah haji. Angkanya naik signifikan, apalagi menjelang jadwal keberangkatan. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Mohammad Nalikan, bilang sektor pendidikan jadi penyumbang terbesar. Sampai sekarang, sudah 151 ASN yang mengajukan cuti.
“Sampai kemarin tercatat ada 151 ASN yang mengajukan cuti untuk berangkat haji, dan jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.
Nah, dengan kemungkinan jumlah itu terus naik, pemerintah daerah sudah siap-siap. Terutama di sektor pendidikan. Dinas Pendidikan setempat punya skema sendiri: pengaturan tugas internal. Intinya, proses belajar mengajar tetap jalan. Jangan sampai murid-murid jadi korban.
Di sisi lain, instansi pelayanan publik lainnya juga nggak ketinggalan. Mereka menunjuk Pelaksana Harian atau Plh, singkatannya dan membagi beban kerja ke pegawai yang masih ada. Semua diatur, biar pelayanan tetap lancar.
Mohammad Nalikan menambahkan, harapannya sederhana. Semua ASN yang berangkat bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Pulang sehat. Dan kembali kerja seperti biasa.
“Kami berharap para ASN dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, menjadi haji mabrur, dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat untuk kembali melayani masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
Komentar
Artikel Terkait
Buronan KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat, Eks Kepala PCO Hasan Nasbi Buka Suara
Mendagri Tito Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya, Kantor Gubernur dan DPRP Sudah Rampung 100 Persen
Pemerintah: Keamanan Pangan Kunci Stabilitas Ekonomi, Kerugian Akibat Keracunan Capai Rp30 Triliun per Tahun