Helikopter TNI AU Mendarat di Tengah Sungai Demi Bantuan Korban Bencana

- Kamis, 18 Desember 2025 | 07:36 WIB
Helikopter TNI AU Mendarat di Tengah Sungai Demi Bantuan Korban Bencana

Medannya benar-benar ekstrem. Tapi, sebuah helikopter Caracal TNI AU justru melakukan manuver pendaratan yang cukup menantang di tengah aliran sungai. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Senin (15/12) lalu, saat misi distribusi bantuan untuk korban bencana.

Helikopter EC-725/H225M bernomor HT-7204 itu terpaksa mendarat di bantaran sungai. Kenapa? Pilihan itu diambil bukan tanpa alasan.

“Pendaratan di aliran sungai dipilih sebagai titik distribusi karena keterbatasan medan dan kondisi infrastruktur yang tidak memungkinkan penggunaan jalur darat,”

Demikian penjelasan yang diunggah akun Instagram Pusat Penerangan TNI, Kamis (18/12). “Lokasi tersebut menjadi satu-satunya area yang dapat dijangkau helikopter untuk memastikan bantuan sampai kepada warga.”

Jadi, kontur pegunungan yang curam dan ruang pendaratan yang sempit itu sama sekali tak menghalangi niat. Dengan ketelitian tinggi, kru helikopter menjalankan prosedur penerbangan demi dua hal: keselamatan dan kelancaran logistik.

Misi kemanusiaan ini dimulai dari Landasan Udara Soewondo di Medan. Helikopter itu mengangkut muatan cukup berat sekitar 1.800 kilogram berisi kebutuhan pokok. Beban itu kemudian dibagi rata untuk dua desa yang paling sulit dijangkau pasca-bencana.

Desa Simpur Jaya dapat jatah 900 kilogram. Begitu pula dengan Desa Rumah Bundar, yang menerima 900 kilogram sisanya. Akses darat ke kedua lokasi itu nyaris mustahil, membuat peran udara jadi penentu.

Menurut Puspen TNI, operasi ini adalah bagian dari komitmen TNI AU dalam penanggulangan bencana. Intinya, mereka ingin memastikan bantuan pokok benar-benar sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan, di medan sesulit apapun.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar