Yakup Hasibuan, kuasa hukum Jokowi, bilang kliennya bakal hadir langsung di sidang. Bukan cuma hadir, katanya Jokowi juga akan menunjukkan ijazah asli di persidangan. Langkah ini mendapat dukungan dari PSI. Partai Solidaritas Indonesia ini menilai, langkah Jokowi bisa bikin semuanya jadi terang benderang.
Bestari Barus, Ketua DPP PSI, yang ngomong soal itu. Awalnya dia bilang, warga negara yang baik pasti menghormati proses hukum. Begitu.
"Jadi begini, bahwa seluruh apa namanya masyarakat warga negara bangsa ini, warga negara yang baik itu pastilah menghormati apa namanya proses-proses hukum ya," kata Bestari saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).
Dia lanjut, "Artinya Pak Jokowi pernah sudah menyampaikan bahkan menjadi satu sikap bagi beliau 'jika diminta oleh pengadilan, maka saya akan perlihatkan ijazah saya', nah, kan begitu tuh."
Nah, dari situ Bestari punya titipan. Ia minta Jokowi dikawal ketat kalau nanti benar-benar hadir ke pengadilan dan menunjukkan ijazahnya. PSI, katanya, siap ambil bagian dalam pengawalan itu.
"Nah tinggal nanti kita lihat, ya saya menitip, kami menitipkan, PSI menitipkan Pak Jokowi selaku patron kami kepada tim pengacara agar mengawal proses-proses hukum yang sedang berjalan ini sampai ada keputusan yang inkracht dari pengadilan," ucap dia.
Bestari juga ngasih sinyal, kalau PSI dibutuhkan, mereka siap. "Bilamana PSI dibutuhkan untuk berkontribusi, maka kami mengimbau pihak pengacara baik pengacara maupun Pak Jokowi jangan ragu untuk pendampingan dari kami atau dari tim hukum PSI."
Soal mekanisme penunjukkan ijazah asli Jokowi ke pengadilan, Bestari menyerahkan sepenuhnya. Begitu juga dengan keputusan pengadilan nantinya setelah melihat ijazah itu. Semua dia serahkan ke meja hijau.
"Kalau masalah bagaimana mekanisme menunjukkan itu kan bukan Pak Jokowi yang kemudian itu in charge di situ, tapi pengadilan. Maka kita pasti akan serahkan dan tim hukum juga pastinya akan serahkan bagaimana mekanisme yang terbaik untuk memperlihatkan itu bilamana memang butuh oleh pengadilan untuk diperlihatkan," tutur dia.
Artikel Terkait
Pemda DIY: Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha
Kebakaran Gudang PT. Lucky di Tangerang Hanguskan Isi Makanan Kucing dan Perabot, Kerugian Capai Rp 10 Miliar
Anggota TNI Dianiaya di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Pukul Anak
Jemaah Haji Indonesia Diimbau Jaga Kaki dari Lecet dan Panas, Petugas Siapkan Gelar Identitas Antisipasi Tersesat