Pencarian Wanita yang Dikabarkan Lompat ke Jurang di Bogor Dihentikan, Tak Ditemukan Jejak Jatuh

- Jumat, 24 April 2026 | 17:25 WIB
Pencarian Wanita yang Dikabarkan Lompat ke Jurang di Bogor Dihentikan, Tak Ditemukan Jejak Jatuh

Keberadaan wanita yang kabur loncat ke jurang setelah cekcok dengan seorang pria di Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, sampai sekarang masih jadi misteri. Tim gabungan sudah menghentikan pencarian. Kenapa? Karena tidak ada satu pun jejak yang mengarah ke orang jatuh.

"Tadi pagi jam 08.00 kami lanjutkan pencarian. Tapi setelah dipertimbangkan Pak Lurah bilang tidak kelihatan tanda-tanda si cewek itu jatuh ya mereka (Tim SAR) kan lebih paham soal medan. Akhirnya kita hentikan jam 10.30, apalagi menjelang Jumat juga," kata Lurah Paledang, Ali Firdaus, kepada wartawan Jumat (24/4/2026).

Dia sudah menyebarkan informasi ke warga sekitar. Ciri-ciri wanita yang disebut-sebut loncat itu sudah dikasih tahu. Tapi hasilnya nihil. Tidak ada yang melihat atau mengetahui keberadaannya.

"Sambil kita cari informasi ke warga, kan sudah dikasih tahu ciri-cirinya cewek itu, barang kali ada yang melihat atau mengetahui. Jadi sampai sekarang belum diketahui keberadaan si ceweknya. Ya dengan tadi tidak ditemukan tanda-tanda terjatuh, atau hanyut terbawa airnya," ujarnya lagi.

Di sisi lain, suasana di lokasi kejadian sempat ramai. Warga berdatangan, ada yang sekadar penasaran, ada juga yang ikut membantu mencari. Tapi setelah beberapa jam, semua mulai bubar. Tidak ada yang yakin apa yang sebenarnya terjadi. Apakah dia benar-benar loncat? Atau mungkin pergi diam-diam? Entahlah. Petugas sendiri mengaku tidak punya cukup bukti untuk melanjutkan pencarian.

Menurut sejumlah saksi yang sempat ngobrol dengan warga sekitar, tidak ada suara teriakan atau suara benturan keras dari arah jurang. Itu juga jadi salah satu alasan kenapa pencarian dihentikan lebih cepat dari perkiraan. Lumayan aneh memang, tapi begitulah kenyataannya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar