Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Aref, punya kritik pedas untuk Gedung Putih. Lewat sebuah unggahan di platform X, dia menyebut pemerintah AS sudah kehilangan kemandiriannya dalam politik luar negeri. Menurutnya, sekarang ini Gedung Putih cuma jadi "cabang pelapor" buat Israel. Pernyataan keras itu dia sampaikan Selasa lalu.
Latar belakangnya adalah komentar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sehari sebelumnya, Netanyahu mengaku mendapat laporan dari Wakil Presiden AS, JD Vance, usai sang wapres pulang dari Islamabad. Netanyahu bahkan bilang, Vance melaporkan padanya "setiap hari."
Aref langsung menanggapi. "Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang pejabat senior pemerintah memberikan 'briefing harian' kepada kepala negara lain!" tulisnya, seperti dikutip media Iran, Press TV.
Dia kemudian melanjutkan dengan nada bertanya. "Masalahnya bukan kami; ini soal penghinaan struktural. Apa rakyat Amerika sadar kalau Gedung Putih sekarang cuma jadi 'cabang pelapor' untuk rezim lain?"
Sebenarnya, klaim Netanyahu itu sendiri diungkapkan dalam rapat kabinet pada 13 April. Dia bilang Vance memberinya informasi terperinci soal negosiasi dengan Iran, sebuah rutinitas harian dari pemerintahan AS saat ini.
Artikel Terkait
Hari Kartini 2026 Jatuh pada 21 April, Bukan Hari Libur Nasional
Atasan Gadai SK Anggota Satpol PP Bogor, TPP Dipotong Paksa Bayar Kredit Macet
Polri Bentuk Satgas Haji, Fokus Berantas Praktik Ilegal dan Lindungi Jemaah
Tokoh dan Ulama Indonesia Serukan Perdamaian Timur Tengah untuk Jamin Keamanan Haji 2026