MURIANETWORK.COM - Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, secara tegas menolak tawaran bantuan medis dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penolakan ini disampaikan menyusul pernyataan Trump yang mengungkapkan rencana mengirim kapal rumah sakit ke wilayah otonomi Denmark di kawasan Arktik tersebut. Nielsen menegaskan bahwa Greenland telah memiliki sistem kesehatan publik yang memadai dan tidak memerlukan intervensi semacam itu.
Penolakan Tegas Atas Tawaran Bantuan
Rencana pengiriman kapal rumah sakit itu diumumkan oleh Presiden Trump pada Sabtu (21/2) waktu setempat. Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan kerja sama dengan Gubernur Louisiana, Jeff Landry, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus AS untuk Greenland. Tawaran ini ditujukan ke pulau yang secara geopolitik sangat strategis dan telah lama menjadi perhatian pemerintah AS.
Namun, respons dari Nuuk, ibu kota Greenland, justru berbanding terbalik. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (23/2/2026), PM Nielsen dengan jelas menyampaikan penolakannya.
"Itu akan menjadi 'no thanks' dari kami," tutur Nielsen melalui saluran Facebook-nya.
Ia kemudian menjelaskan alasan di balik sikap pemerintahannya. "Gagasan Presiden Trump untuk mengirimkan kapal rumah sakit AS ke Greenland telah kami catat. Tetapi kami memiliki sistem kesehatan masyarakat dengan perawatan gratis untuk warga. Ini adalah pilihan yang disengaja," jelasnya.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzaki Teladan, Ajak Kolaborasi Perkuat Ekonomi Syariah
Timnas Tenis Putri Indonesia Tundukkan India 3-0, Kokoh di Posisi Kedua Piala Billie Jean King
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar