DPR Soroti Blokade AS di Selat Hormuz, Peringatkan Risiko Eskalasi Global

- Rabu, 15 April 2026 | 05:45 WIB
DPR Soroti Blokade AS di Selat Hormuz, Peringatkan Risiko Eskalasi Global

Meski situasinya pelik, Dave menyimpan optimisme. "Komisi I DPR RI optimis bahwa dengan diplomasi yang aktif, kerja sama internasional yang solid, serta kebijakan energi nasional yang adaptif, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan kepentingan rakyat tetap terlindungi," imbuhnya.

Blokade sendiri sudah mulai diberlakukan militer AS. Mereka menahan kapal dari semua negara yang hendak masuk atau keluar pelabuhan dan wilayah pesisir Iran di Teluk Persia dan Teluk Oman.

Presiden AS Donald Trump punya alasan sendiri. Langkah ini, katanya, untuk memaksa Iran membuka kembali Selat Hormuz. Jalur strategis itu biasanya dilintasi seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

"Kita tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras dunia," tegas Trump dari Gedung Putih.

Peringatannya keras. Kapal perang Iran yang mendekati area blokade akan dihancurkan. "Segera dieliminasi," ucap Trump tanpa basa-basi.

Menurut sejumlah pejabat militer AS, blokade ini adalah konsekuensi. Pembicaraan damai Washington dan Teheran yang mentok di akhir pekan disebut sebagai pemicunya. Kini, semua kapal yang berurusan dengan pelabuhan Iran jadi sasaran.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar