BONE Antrian kendaraan yang mengular di beberapa SPBU di Kabupaten Bone, Senin (30/3) lalu, ternyata tak mencerminkan kondisi stok bahan bakar minyak di lapangan. Faktanya, menurut pengecekan polisi, persediaan BBM di sejumlah titik justru dalam keadaan normal. Panjangnya antrean lebih karena kecemasan warga yang terseret isu kelangkaan.
Pagi itu, Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Bone turun langsung memantau situasi. Dipimpin Kanit II Ekonomi, IPDA Yobel Arihta Perangin Angin, timnya mendatangi beberapa SPBU. Mereka ingin memastikan sendiri ketersediaan BBM sekaligus menenangkan suasana.
“Penyaluran BBM hingga saat ini berjalan normal dan tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan,” tegas Yobel.
Ia menambahkan, “Antrian yang terjadi lebih disebabkan oleh faktor psikologis masyarakat.”
Dari pantauan di SPBU Biru di Jalan Gatot Subroto, SPBU Ahmad Yani, dan SPBU Palakka di Jalan MT Haryono, stok memang masih cukup. Untuk solar, angkanya berkisar 1.500 sampai 3.000 liter. Sementara Pertalite lebih banyak lagi, antara 2.500 hingga 7.000 liter. Cukup untuk melayani kebutuhan harian.
Artikel Terkait
Komnas HAM Periksa Polda Metro Terkait Penyerangan Aktivis KontraS
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Artileri di Lebanon Selatan
Analis Prediksi Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Naik Rp2.000 per Liter Awal April
Pemerintah Genjot Biofuel dan Bioetanol untuk Kemandirian Energi