Petaka semakin lengkap di menit ke-80. Eric Garcia menerima kartu merah setelah menjatuhkan Alexander Sorloth. Keputusan itu lagi-lagi melibatkan VAR. Bermain dengan sepuluh pemain, Barcelona mati-matian mengejar gol penyama. Di masa injury time, Robert Lewandowski dan Ronald Araujo hampir saja menjadi pahlawan. Tapi peluang emas itu akhirnya melayang.
Laga berakhir 2-1. Barcelona menang di lapangan, tetapi Atletico Madrid yang berhak melangkah.
“Kami memberikan segalanya, tapi detail-detail kecil menghancurkan kami,” ujar pelatih Barcelona Hansi Flick setelah pertandingan, suaranya terdengar kecewa. “Mereka sangat efisien dalam peluang yang mereka dapat.”
Di sisi lain, jalan Atletico masih panjang. Mereka kini menunggu pemenang laga antara Arsenal dan Sporting CP yang akan bertanding Kamis ini.
Susunan pemain:
Atletico Madrid (4-4-2): Juan Musso; Nahuel Molina, Robin Le Normand, Clement Lenglet, Matteo Ruggeri; Giuliano Simeone (Baena 66'), Marcos Llorente, Koke (Cardoso 89'), Ademola Lookman (Gonzalez 66'); Antoine Griezmann (Sorloth 76'), Julian Alvarez.
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Jules Kounde, Eric Garcia, Gerard Martin, Joao Cancelo (Araujo 89'); Pedri, Gavi; Lamine Yamal, Fermin Lopez (Rashford 68'), Dani Olmo (Bardghji 90'); Ferran Torres (Lewandowski 68').
Artikel Terkait
Petugas KRL Manggarai Dapat Penghargaan Usai Hadapi Penumpang Nekat Masuk Gerbong
Dedi Mulyadi Apresiasi Nelayan Malang Penyelamat Hiu Paus
Tawuran Dini Hari di Ciampea Bogor, Dua Remaja Terluka dan Tujuh Diamankan
KRI Canopus-936 Tiba di Cape Town dalam Misi Diplomasi Maritim