Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lagi-lagi membuka pintu lebar-lebar. Kali ini, kesempatan itu diberikan untuk para tokoh nasional yang ingin bergabung. Tujuannya jelas: memperkuat barisan, terutama di tingkat daerah.
Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, dengan tegas menyampaikan hal itu. Pernyataannya ia sampaikan di Jakarta, Minggu (12/4), usai kegiatan Konsinyering Dewan Pimpinan Wilayah.
"PSI terus menantikan dan dengan tangan terbuka menunggu bergabungnya tokoh-tokoh yang lain," ujarnya.
Bagi Grace, PSI bukanlah klub eksklusif. Ia mendeskripsikan partainya dengan nada penuh keyakinan.
"PSI adalah partai superterbuka. Semua orang diterima, semua orang adalah pemegang saham," tegasnya.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi PSI yang ingin menjauh dari citra kepemilikan kelompok tertentu. "Partai ini bukan partai keluarga, bukan partai sekelompok orang segelintir orang saja," tambah Grace.
Artikel Terkait
Banjir Landa 16 Kecamatan di Bandar Lampung, Satu Warga Meninggal Dunia
Korban Anak 7 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Garut yang Tewaskan Tiga Orang
AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan Kepemimpinan dalam Audiensi dengan Pelajar SMA
Komplotan Bersenjata Api Bobol Motor di Parkir RSIA Duren Sawit