Bagi para pencinta bulu tangkis yang sudah menanti, kabar baik datang dari panitia Polytron Indonesia Open 2026. Mereka baru saja merilis skema harga tiket untuk turnamen bergengsi Super 1000 BWF World Tour itu. Yang menarik, tiket untuk hari pembuka pada 2 Juni nanti bisa didapat mulai dari Rp40.000 saja. Penjualan resminya sendiri sudah dibuka sejak 5 Mei lalu.
Achmad Budiharto, sang Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan kalau harga tahun ini sengaja dibuat lebih ramah di kantong. Tujuannya jelas: agar lebih banyak orang bisa merasakan langsung atmosfer pertandingan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, yang berlangsung dari 2 hingga 7 Juni 2026.
"Kami ingin tiket ini bersahabat dengan kantong. Harapannya, makin banyak pencinta bulu tangkis yang bisa datang langsung ke arena," ujar Budiharto dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, seperti dilaporkan Antara, Selasa (14/4/2026).
Nah, untuk rincian harganya, ada beberapa pilihan. Dua hari pertama babak penyisihan (2-3 Juni), tiket termurah di kategori 3 dijual Rp40.000 untuk harga pre-sale, naik jadi Rp50.000 di harga normal. Sementara tiket termahal di kategori 1 dibanderol Rp150.000.
Memasuki babak 16 besar di hari ketiga (4 Juni), harganya mulai naik. Paling murah Rp80.000, dan yang paling premium mencapai Rp350.000.
Kenaikan signifikan terlihat saat perempat final (5 Juni), dengan rentang harga Rp120.000 sampai Rp500.000. Lalu di semifinal (6 Juni), Anda perlu merogoh kocek mulai Rp200.000 hingga Rp750.000. Puncaknya, partai final di hari terakhir (7 Juni) dibanderol dari Rp280.000 sampai Rp850.000.
Selain tiket harian, panitia juga punya paket terusan. Buat yang ingin puas menyaksikan seluruh rangkaian, ada paket enam hari (2-7 Juni) dengan harga antara Rp675.000 hingga Rp2,4 juta. Atau, paket tiga hari terakhir (5-7 Juni) yang harganya mulai Rp575.000 sampai Rp1,9 juta.
Budiharto menambahkan, dengan adanya opsi pre-sale dan reguler, diharapkan penonton punya lebih banyak alternatif sesuai budget.
Yang tak kalah seru, penyelenggaraan tahun ini disebut bakal menghadirkan atmosfer yang beda. Polytron sebagai sponsor utama akan membawa sentuhan teknologi interaktif ke dalam arena.
"Kami ingin menghadirkan suasana seperti pesta rakyat bulu tangkis, tetapi dengan level yang berbeda. Penonton tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga bisa merasakan pengalaman yang lebih dekat dan interaktif," jelas Budiharto.
Artikel Terkait
Banjir Landa 16 Kecamatan di Bandar Lampung, Satu Warga Meninggal Dunia
Korban Anak 7 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Garut yang Tewaskan Tiga Orang
AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan Kepemimpinan dalam Audiensi dengan Pelajar SMA
Komplotan Bersenjata Api Bobol Motor di Parkir RSIA Duren Sawit