Anggota DPR PKS Diperiksa MKD Soal Pernyataan Dugaan Narkoba di Madura

- Selasa, 14 April 2026 | 12:40 WIB
Anggota DPR PKS Diperiksa MKD Soal Pernyataan Dugaan Narkoba di Madura

"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak," katanya saat rapat.

Suaranya terdengar prihatin. Ia menyebut ada dugaan keterlibatan ulama dan pesantren dalam bisnis haram tersebut. "Ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak."

Motifnya, menurut pengamatannya, jelas soal uang. "Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit," tegasnya.

Kekhawatirannya tidak berhenti di sana. Habib Aboe merasa permainan ini kemungkinan melibatkan pihak-pihak yang punya kekuatan, meski ia berusaha tidak menuduh sembarangan. "Saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak. Karena ini, atau pebisnis-pebisnis besar," tuturnya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan agar fokus penegakan hukum diperlebar. Daerah perbatasan dan pesisir, yang sering jadi jalur masuk barang haram, harus mendapat perhatian serius. "Saya nggak sebutkan lah di mana-dimananya. Itu pasti menjadi pusat perjalanan barang-barang tersebut, ya," pungkasnya.

Pernyataan itulah yang akhirnya membawanya ke hadapan MKD untuk dimintai klarifikasi. Sekarang, tinggal menunggu bagaimana dewan menilai penjelasannya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar