Kota Kendari diguncang gempa pada Senin malam lalu. Tepatnya pukul 23.39 WITA, getaran dengan magnitudo 2,3 terasa di wilayah tersebut. Menurut analisis BMKG Kendari, penyebabnya adalah aktivitas sesar aktif.
“Wilayah Kendari diguncang gempa bumi tektonik,” jelas Nasrol Adil, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, seperti dilansir Antara pada Selasa (14/4/2026).
Nasrol memaparkan lebih detail. Episenter gempa, katanya, terletak di koordinat 4,12 derajat Lintang Selatan dan 121,61 derajat Bujur Timur.
“Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 kilometer tenggara Kendari, pada kedalaman lima kilometer,” ujarnya.
Nah, dengan kedalaman hanya lima kilometer itu, gempa ini masuk kategori dangkal. Pemicunya diduga kuat berasal dari aktivitas Sesar Kendari, khususnya segmen sentralnya. Intinya, bumi bergerak lagi.
Lalu, seberapa kuat guncangannya? Berdasarkan peta shakemap dan laporan warga, getaran ternyata dirasakan hingga Moramo di Kabupaten Konawe Selatan. Skalanya mencapai II MMI.
Artikel Terkait
Krisis Resiliensi Global Ancam Generasi Muda, Pendidikan Diperlukan Berbenah
Pemerintah Usul APBN Tanggung Kenaikan Biaya Haji 2026 Rp1,77 Triliun
Pemerintah Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1,77 Triliun untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji 2026
Wakil Ketua Baleg Kritik Pemberitaan Tempo Soal Merger sebagai Kebebasan yang Kebablasan