Oleh: Lidya Thalia.S
Jakarta – Arus mudik Lebaran 2026 kembali memunculkan persoalan klasik. Kali ini, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara khusus menyoroti dua hal: kepadatan yang mencekik di rest area dan pelanggaran yang masih dilakukan kendaraan barang.
Menurut Lasarus, masalah di rest area KM 57 seolah jadi ritual tahunan yang tak kunjung usai. Padahal, situasi itu sudah berulang kali terjadi. Ia mendesak pemerintah dan pengelola jalan tol untuk segera bertindak, mencari solusi yang benar-benar konkret dan tidak sekadar tambal sulam.
“Rest area KM 57 ini selalu jadi momok setiap mudik. Harus ada solusi nyata, jangan dibiarkan menjadi masalah tahunan,”
tegas Lasarus dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Di sisi lain, ia melihat ada potensi solusi yang justru kurang digarap maksimal. Fasilitas seperti masjid ramah pemudik dinilainya lebih efektif untuk jadi tempat istirahat. Karena itu, ia mendorong penguatan dan perluasan fasilitas semacam itu, lengkap dengan peningkatan kualitas pelayanannya.
Persoalan lain yang tak kalah serius adalah ulah kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang masih nekat melanggar aturan selama periode mudik. Bagi Lasarus, penegakan hukum yang selama ini berjalan terasa belum cukup memberi efek jera.
“Kalau hanya ditilang tidak cukup. Perlu tindakan tegas, bahkan pencabutan izin bagi perusahaan yang melanggar,”
lanjutnya.
Ia juga menyentuh soal kebiasaan menerapkan contraflow di titik-titik rawan macet. Menurutnya, pola ini punya risiko tinggi dan seharusnya tidak dijadikan solusi utama. Fakta bahwa contraflow dipakai berulang justru mengindikasikan adanya keterbatasan infrastruktur jalan yang mendasar.
“Contraflow itu berisiko tinggi. Jangan terus jadi solusi utama, tetapi harus diatasi dari akar masalahnya,”
tutur Lasarus.
Intinya, ia ingin ada pemetaan menyeluruh dan perbaikan infrastruktur di titik-titik yang selalu mengandalkan contraflow. Tanpa itu, masalah yang sama diprediksi akan terulang lagi di musim mudik mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Korban Kekerasan Pesantren di Bangka Alami Cedera Limpa, Kondisi Mulai Membaik
Satu Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Hanyut di Sungai Banjaran
Kejati Riau Geledah Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Terkait Dugaan Tindak Pidana Kepelabuhanan
Trump Klaim Presiden Xi Jinping Setop Pengiriman Senjata ke Iran