Nah, rencananya tak berhenti di fisik bangunan saja. Pramono sudah memikirkan langkah lebih jauh. Ia ingin museum yang sudah direvitalisasi itu menjadi destinasi wajib bagi pelajar yang melakukan studi tur ke Jakarta.
Jelasnya.
Jadi, skemanya sudah jelas. Dinas Pendidikan DKI nantinya akan mengarahkan kunjungan pendidikan ke sana. Harapannya, setelah dibenahi, museum itu tak hanya jadi bangunan cantik, tapi juga pusat pembelajaran yang hidup tentang sejarah lokal Jakarta. Sebuah langkah konkret, meski terlambat, untuk mengenang salah satu putra terbaiknya.
Artikel Terkait
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang adalah Sampah Antariksa
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik pada Triwulan II 2026