Usai menyaksikan rangkaian simulasi yang tegang itu, Kasal Laksamana Muhammad Ali memberikan penekanan khusus.
“Kesiapsiagaan adalah kunci utama,” tegasnya.
“Sidak ini bentuk evaluasi nyata. Setiap satuan harus selalu siap tempur, personel maupun material, tanpa peduli waktu. Itulah ciri Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh.”
Meski penuh ketegangan, seluruh simulasi berakhir aman dan lancar. Adegan yang terjadi di Cilandak pagi itu bukan sekadar latihan biasa. Ia adalah cermin, menunjukkan profesionalisme dan kewaspadaan tinggi prajurit yang berdiri di garda terdepan menjaga kedaulatan markas komandonya.
Artikel Terkait
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang
Korban Penyekatan Air Keras Tolak Kasusnya Diadili di Peradilan Militer
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang adalah Sampah Antariksa
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang