Langkah ini bukan cuma soal menempatkan pompa. Dody juga mengingatkan pentingnya membangun jaringan irigasi tersier. Tanpa jaringan yang memadai, upaya pengairan bisa jadi kurang efektif.
"Cuma kalau kami, saya minta teman-teman jangan hanya pompa air tanah, tetapi juga harus dibangun jaringan irigasi tersiernya sehingga air yang kami alirkan itu lebih efektif, efisien untuk mengairi sawah," tegasnya.
Harapannya besar. Dengan infrastruktur yang baik, distribusi air bisa lebih merata. Bahkan untuk sawah tadah hujan sekalipun, produktivitas diharapkan bisa meningkat.
"Harapan kami sawah-sawah tadah hujan itu minimum bisa panen setahun dua kali. Kalau bisa tiga kali alhamdulillah gitu," kata Dody penuh harap.
Kolaborasi antar kementerian ini sendiri sudah dirintis sebelumnya. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut, pihaknya memang menggandeng PU untuk perbaikan jaringan irigasi. Ini langkah antisipatif menghadapi El Nino ekstrem.
Intinya, semua upaya dikerahkan. Dari pompa air hingga perbaikan saluran, semua bertujuan menjaga ketersediaan air. Agar produksi pangan nasional tetap aman, meski cuaca tak menentu.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Terima Rp335 Juta di Pendopo Kabupaten
Liverpool Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Taklukkan Fulham 2-0
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis
Liverpool Hentikan Tren Buruk, Kalahkan Fulham 2-0 di Anfield