Namun begitu, tanggung jawabnya tidak ringan. Menteri menekankan, pengelolaan ini tak boleh hanya memikirkan keuntungan ekonomi semata. Aspek kelestarian lingkungan harus dijaga beriringan. Ia percaya masyarakat bisa memikul amanah ini.
Pesan penutupnya jelas: kolaborasi adalah kunci. “Jaga apa yang telah diberikan oleh negara. Bekerja sama, berkolaborasi agar fungsi keekonomian meningkat, namun secara bersamaan juga meningkatkan fungsi ekologis,” pungkasnya.
Kini, dengan SK di tangan, perjalanan panjang 328 keluarga itu memasuki babak baru. Mereka tak lagi penonton, tapi pengelola sah dari hutan mereka sendiri.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
Marseille Kalahkan Metz 3-1, Pacu ke Posisi Tiga Klasemen Ligue 1