"Alhamdulillah kondisinya baik dan sudah di CT Scan kepala, bahu, torak. Kata dokternya baik, enggak ada masalah. Katanya nanti hasil pemeriksaannya dikirim lewat WA," jelas Maunah.
Di sisi lain, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) An-Nur yang mengoperasikan mobil itu juga angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa kejadiannya tidak separah yang beredar di jagat maya.
KH Farid, pemilik SPPG An-Nur, memberikan penjelasannya.
"Jadi ada anak kecil biasa guyonan di belakang ban mobil depan. Nah, sopir mobil angkutan MBG tidak tahu dan itu sebenarnya di belakang ban. Sopir itu berangkat. Enggak kelindas, cuma masyarakat sekitar teriak-teriak seakan-akan kelindas," ujarnya.
Meski ada perbedaan penyebutan 'terlindas' atau tidak, yang jelas kedua belah pihak sepakat: sang balita selamat dan hanya mengalami cedera ringan. Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra di sekitar kendaraan, terutama saat ada anak-anak bermain.
Artikel Terkait
Menteri PU Buka Ruang Kerja untuk Penyidik, Klaim Patuhi Arahan Presiden
Advokat Soroti Ancaman Ketimpangan Digital bagi 64 Juta UMKM
Kejagung Kejar Aset Riza Chalid Usai Penetapan Tersangka Baru
ITS Kembangkan Bensin Sawit Benwit sebagai Alternatif Energi Nasional