"Gencatan senjata diumumkan mulai pukul 16:00 tanggal 11 April, sampai akhir hari tanggal 12 April 2026," bunyi pernyataan itu, juga dikutip dari AFP pada Jumat yang sama.
Paskah Ortodoks tahun ini jatuh pada Minggu, 12 April. Agama ini jadi mayoritas di kedua negara yang bertikai. Perayaannya sendiri mundur beberapa hari dari Paskah Katolik Roma, karena menggunakan penanggalan Julian.
Kremlin menyatakan, Staf Umum mereka sudah diperintahkan untuk menghentikan semua operasi tempur selama periode itu. Meski begitu, mereka mengaku akan tetap dalam status siaga.
Dan ada harapan dari Moskow. Mereka meminta Ukraina untuk ikut mematuhi kesepakatan tidak menembak ini.
"Kami berasumsi bahwa pihak Ukraina akan mengikuti contoh Federasi Rusia," tulis pernyataan Kremlin, singkat namun penuh muatan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor
Anggota DPR Ingatkan Ulang Ancaman Kolaps BPJS Kesehatan pada 2026
Ekonom: Ketegangan Timur Tengah dan Sinyal The Fed Tekan Rupiah