Di New Delhi, Kamis lalu, Timnas tenis putri Indonesia benar-benar menunjukkan taringnya. Mereka menundukkan tuan rumah India dengan skor telak 3-0 di ajang Piala Billie Jean King Grup I Asia Oceania. Kemenangan ini bukan cuma angka, tapi pernyataan.
Dan ini bukan keberhasilan yang datang tiba-tiba. Sebelumnya, skuad Merah Putih sudah lebih dulu mengalahkan Selandia Baru 2-1 dan melibas Mongolia tanpa ampun. Hasil-hasil gemilang itu otomatis mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen sementara. Trennya sedang naik, dan momentumnya terasa sekali.
Laga Marathon Priska yang Melelahkan
Angka pertama Indonesia diraih lewat perjuangan yang luar biasa. Priska Nugroho harus bertarung hampir tiga setengah jam melawan Vaishnavi Adkar. Laga itu benar-benar ujian mental dan fisik.
Set pertama hilang. Tapi Priska nggak menyerah. Di set kedua, ia bangkit dan memaksakan tiebreak yang sengit, lalu menang. Nah, di set penentuan, ia seperti dapat suntikan energi baru. Dominasi pun ia tunjukkan.
“Pertandingan yang sangat berat,” begitu kira-kira gambaran suasana lapangan. “Tapi Priska bisa mengendalikan emosi dan permainannya di momen-momen krusial.”
Akhirnya, dengan skor 6-7 (7), 7-6 (3), dan 6-3, ia membawa Indonesia unggul 1-0. Sebuah pembuka yang dramatis.
Janice Tjen dan Sempurnanya Kemenangan
Kalau laga Priska penuh ketegangan, penampilan Janice Tjen justru sebaliknya. Petenis peringkat 41 dunia ini main dengan efisiensi yang mengagumkan. Hanya butuh 63 menit, ia sudah menyelesaikan Sahaja Yamalapalli dengan skor 6-2 dan 6-1. Hampir tanpa perlawanan berarti.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Tangerang Sebabkan Kepadatan Parah
Zelensky Setujui Gencatan Senjata Rusia untuk Paskah Ortodoks
Konflik Timur Tengah Dorong Biaya Haji 2026, Pemerintah Jamin Tak Dikenakan ke Jemaah
Menhub Dorong Masyarakat Laporkan Pungli di Transportasi dengan Bukti Visual