Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi punya pesan tegas untuk masyarakat: jangan diam kalau nemu pungli di sektor transportasi. Laporkan saja, serius. Lebih bagus lagi kalau ada bukti rekaman atau foto yang bisa diunggah lewat media sosial. Dengan begitu, timnya bisa langsung bergerak.
Ajakan ini muncul setelah beredar kabar soal dugaan pungutan liar dalam layanan mudik gratis lewat kapal laut. Masalahnya disebut terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, menyangkut angkutan Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H.
“Kemenhub punya media sosial, dilaporkan saja,” kata Dudy di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
“Jadi jangan segan-segan. Ada bukti pungli, videoin kasih ke kita. Gitu aja.”
Namun begitu, dia mengaku sampai sekarang belum terima laporan resmi soal kejadian itu. Makanya dia mendesak warga yang tahu untuk segera bersuara. Laporannya harus jelas, rinci. Kapan kejadiannya, di mana, sama siapa pelakunya.
“Laporannya mana? Ada laporannya nggak? Yang pungli siapa?” ucap Dudy lagi.
Dia menegaskan, bukti visual seperti video atau foto bakal sangat membantu proses investigasi. Dengan alat bukti yang kuat, Kemenhub bisa mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terbukti melanggar. Proses verifikasi juga bakal lebih cepet dan akurat.
Di sisi lain, Dudy ingin masyarakat enggak usah ragu atau takut. Keterlibatan publik justru kunci buat menjaga transparansi dan mutu layanan transportasi pemerintah. Semua kanal media sosial resmi kementerian bisa dipakai untuk lapor, supaya informasi cepat sampai ke tim yang berwenang.
“Kalau seperti itu tolong disampaikan ke kita kapan kejadiannya, kapalnya apa, segala macam,” pinta Menhub.
“Penumpangnya jangan diam aja. Nggak apa-apa di-upload aja ke medsos segala macam, jadi kita bisa tindak lanjuti gitu.”
Intinya, peran serta masyarakat dibutuhkan. Laporan yang disertai bukti konkret adalah senjata paling ampuh untuk memberantas praktik pungli di mana pun itu terjadi.
Artikel Terkait
Trump Desak Negara-negara Muslim Segera Bergabung dalam Abraham Accords
Persis Solo Degradasi, Pelatih Milo Yakin Tim Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi
BCA Resmi Buka Jalur Top Up ShopeePay via ATM, BCA Mobile, dan myBCA
Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Penyebabnya Faktor Teknis dan Cuaca Ekstrem