Persis Solo Degradasi, Pelatih Milo Yakin Tim Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi

- Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB
Persis Solo Degradasi, Pelatih Milo Yakin Tim Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyatakan keyakinannya bahwa tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu akan segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah harus menerima kenyataan pahit degradasi pada akhir musim BRI Super League 2025/2026. Keyakinan itu ia sampaikan di tengah kekecewaan yang masih menyelimuti tim dan para pendukung setia.

Meskipun harus terdegradasi, Milo, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang telah berjuang habis-habisan di laga penentu. Pada pertandingan terakhir, Persis Solo sukses menggasak Persita Tangerang dengan skor telak 3-1. Namun, sayangnya, kemenangan tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan posisi mereka di papan klasemen.

“Saya hanya bisa bilang terima kasih atas kerja keras seluruh pemain karena mereka memberikan segalanya dan mereka telah memberikan yang terbaik pada laga terakhir Persis,” ujar Milomir Seslija.

Pelatih berusia 61 tahun asal Bosnia-Herzegovina itu menilai, secara kualitas dan potensi, Persis Solo sejatinya tidak layak turun ke kasta kedua. Menurutnya, banyak faktor yang membuat tim kebanggaan masyarakat Solo itu pantas bersaing di level elite kompetisi.

“Menurut saya, Persis Solo seharusnya tidak pantas untuk turun divisi kedua, karena Kota Solo memiliki segalanya, seperti fasilitas yang baik, hingga suporter yang fantastis,” kata Milo.

Di tengah kepastian degradasi, ia menekankan bahwa modal besar berupa dukungan suporter dan infrastruktur yang memadai menjadi fondasi kuat bagi Persis Solo untuk segera kembali berjaya. Keyakinan itu menjadi secercah harapan di tengah musim yang penuh perjuangan berat bagi Laskar Sambernyawa.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags