Camp Nou yang biasanya bergemuruh, Kamis dini hari tadi, justru menyaksikan tamunya merayakan kemenangan telak. Atletico Madrid sukses membawa pulang keunggulan 2-0 dari markas Barcelona di leg pertama perempat final Liga Champions ini. Hasil ini jelas menempatkan Blaugrana dalam situasi yang sangat sulit menjelang pertemuan kedua di Madrid pekan depan.
Padahal, laga berjalan cukup seimbang di awal. Barcelona mendominasi penguasaan bola. Marcus Rashford bahkan mendapat dua peluang emas, tapi gagal membobol gawang Juan Musso. Sempat ada sorakan saat Rashford membuang bola ke jala gawang Atletico pada menit ke-17. Sayangnya, asisten wasit sudah mengangkat benderanya. Umpan Lamine Yamal dinilai offside, jadi gol itu pun batal.
Namun begitu, titik balik pertandingan datang mendekati turun minum. Pada menit ke-44, bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, melakukan pelanggaran keras terhadap Giuliano Simeone. Wasit awalnya hanya mengeluarkan kartu kuning. Tapi setelah melihat monitor VAR, keputusannya berubah drastis: kartu merah langsung untuk Cubarsi. Barcelona harus bertahan dengan sepuluh pemain hingga laga usai.
Atletico langsung mencium bau darah. Di masa injury time babak pertama, Julian Alvarez berdiri di belakang bola tendangan bebas. Eksekusinya sempurna. Bola melengkung melewati tembok dan tak terjangkau kiper Joan Garcia. 1-0 untuk Atletico, suasana di Camp Nou langsung senyap.
Di sisi lain, Barcelona tak menyerah. Dengan sepuluh pemain, mereka masih mencoba bermain menyerang di babak kedua. Yamal dan Rashford terus mengusik, tapi akhir-akhir serangan mereka selalu mentah di depan kotak penalti. Alih-alih menyamakan kedudukan, malah kebobolan lagi.
Artikel Terkait
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Juta per Gram
Trump Usulkan Tol Bersama di Selat Hormuz dalam Rencana Perundingan dengan Iran