Gagasan baru dari Presiden AS Donald Trump soal Selat Hormuz cukup mengejutkan banyak pihak. Ia mengusulkan pengelolaan tol bersama di selat strategis itu, sebuah ide yang rencananya akan dibahas dalam perundingan AS-Iran dalam waktu dekat.
Menurut Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, ini murni inisiatif Trump. Konfirmasi itu disampaikannya dalam konferensi pers di Washington, Rabu (8/4).
"Itu ide yang disampaikan presiden," ujar Leavitt. "Hal itu akan terus dibahas selama dua pekan ke depan."
Usaha Patungan Lintas Negara
Laporan dari ABC News lebih gamblang lagi. Disebutkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan bentuk kerja sama usaha patungan dengan Iran. Intinya sederhana: menerapkan tarif tol untuk setiap kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Namun begitu, Leavitt memberi catatan. Fokus utama saat ini, tegasnya, adalah membuka kembali jalur perairan itu tanpa hambatan. Pungutan tol, jika ada, mungkin baru akan diterapkan nanti, setelah situasi normal.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Layani Perpanjangan di Dua Titik Hari Ini
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.030 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik