"Tapi pada saatnya, yang orang-orang kuat, orang-orang kaya, ya, kalau mau pakai bensin yang mahal dia harus bayar harga pasar," ujarnya dengan nada lugas. "Elu udah kaya minta subsidi lagi, ya, enggak lah. Yang kami bela rakyat miskin."
Lalu, bagaimana dengan stok dan ketahanan energi ke depan? Prabowo menyebut pasokan BBM dalam negeri masih aman untuk jangka waktu 12 bulan mendatang. "Intinya sekarang kita siap, kita kuat menghadapi satu tahun ini setelah kita pelajari kondisi," kata dia.
Alasannya? Menurut mantan Menteri Pertahanan itu, sumber minyak dan gas Indonesia tidak terlalu bergantung pada jalur yang rawan seperti Selat Hormuz. Hal ini memberi ruang gerak. "Kita bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat," tutur Prabowo menutup penjelasannya.
Nada bicaranya terdengar percaya diri. Di satu sisi, ada komitmen untuk melindungi kelompok rentan. Di sisi lain, ada seruan untuk keadilan dan kesadaran bagi mereka yang mampu. Semuanya diungkapkan dalam bahasa yang khas: tegas, blak-blakan, dan kadang merakyat.
Artikel Terkait
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel