Di sisi lain, pihak kepolisian tampaknya menangkap serius gelagat ini. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menegaskan bahwa penyelidikan sedang berjalan.
"Benar, laporan sudah kami terima," tegas Prabowo. "Tim Reskrim kami sedang mendalami semua aspek, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana lain di dalamnya."
Nada pernyataannya jelas: mereka tak mau terburu-buru. Setiap kemungkinan, termasuk yang paling serius, sedang ditelusuri dengan cermat. Perjalanan ke Kamboja yang disebut-sebut untuk pengobatan itu kini menjadi titik pusat penyelidikan, mengubah narasi kasus ini dari sekadar penipuan menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Artikel Terkait
Pemprov Kepri Bantah Isu Penghentian Total Ferry Malaysia-Tanjungpinang
UU HKPD Ancam TPP Ribuan ASN di Bangka Barat
Bangka Belitung Terapkan WFH untuk ASN, Layanan Publik Tetap Berjalan
Wisatawan Tewas Hanyut di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat