MURIANETWORK.COM - UEFA secara resmi membuka investigasi terhadap Gianluca Prestianni, pesepakbola Argentina berusia 20 tahun, atas dugaan penghinaan terhadap Vinicius Junior. Insiden yang berpotensi melanggar martabat manusia ini mengancam masa depan karier Prestianni di Eropa dengan ancaman skorsing minimal satu hingga dua musim penuh. Tekanan untuk sanksi tegas juga mengemuka, salah satunya dari rekan setim Vinicius di Real Madrid, Kylian Mbappe.
Proses Investigasi yang Mengandalkan Kesaksian
Badan pengatur sepak bola Eropa itu kini tengah mengumpulkan fakta. Prosesnya dinilai cukup rumit, mengingat Prestianni disebut memilih untuk tidak memberikan pernyataan terbuka. Akibatnya, UEFA akan sangat bergantung pada keterangan dari pemain-pemain yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden itu terjadi. Nama-nama seperti Arda Guler, Eduardo Camavinga, dan Kylian Mbappe diharapkan dapat memberikan penjelasan krusial.
Kesaksian mereka di lapangan akan menjadi fondasi utama bagi panel disipliner untuk menentukan apakah tuduhan serius ini dapat dibuktikan.
Desakan Tegas dari Rekan Setim
Di tengah suasana menegangkan itu, Kylian Mbappe justru telah menyuarakan pendapatnya secara jelas. Penyerang Prancis itu tidak ragu menyerukan tindakan tegas jika pemain asal Argentina tersebut terbukti bersalah.
"Bahkan, Mbappe secara eksplisit meminta agar sang pemain tidak diizinkan tampil pada leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu," ungkapnya.
Artikel Terkait
Leeds United Singkirkan West Ham Lewat Drama Adu Penalti di Perempat Final FA Cup
Frankfurt Gagal Pertahankan Keunggulan, Köln Bangkit untuk Raih Poin 2-2
Petrokimia Gresik Sapu Bersih Jakarta Electric PLN 3-0 di Final Four Proliga
Keputusan Tahanan Rumah Yaqut Picu Gelombang Permohonan Serupa di KPK