Kegelisahan juga terasa di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri setempat mengumumkan sirene peringatan udara telah berbunyi dan mendesak warga untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman. Sementara itu, dari Arab Saudi, Otoritas Pertahanan Sipil mengeluarkan peringatan dini tentang potensi bahaya di Provinsi Al-Kharj.
Militer Israel, dalam pernyataannya, tak tinggal diam. Mereka mengidentifikasi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran dan langsung bergerak untuk mencoba mencegatnya.
Yang jadi pertanyaan besar: semua ini terjadi di tengah kabar gencatan senjata. Baik AS maupun Iran sebelumnya telah menyatakan persetujuan mereka untuk berhenti bertempur selama dua minggu. Kesepakatan itu sendiri dicapai kurang dari satu jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Trump untuk melancarkan serangan besar-besaran ke Teheran. Namun begitu, realitas di lapangan pagi ini justru menunjukkan ketegangan yang belum benar-benar reda.
Artikel Terkait
Pemprov Kepri Bantah Isu Penghentian Total Ferry Malaysia-Tanjungpinang
UU HKPD Ancam TPP Ribuan ASN di Bangka Barat
Bangka Belitung Terapkan WFH untuk ASN, Layanan Publik Tetap Berjalan
Wisatawan Tewas Hanyut di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat