Israel akhirnya angkat bicara soal kesepakatan gencatan senjata yang digalang Amerika Serikat dengan Iran. Lewat kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pemerintah Israel menyatakan dukungannya. Mereka mendukung keputusan Presiden AS Donald Trump yang memilih untuk menangguhkan serangan bom terhadap Iran dalam dua minggu ke depan.
Namun begitu, dukungan itu tentu saja bukan tanpa syarat. Ada sejumlah tuntutan yang harus dipenuhi Teheran.
Begitu bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari AFP, Rabu (8/4/2026). Selat yang dimaksud adalah Selat Hormuz jalur air vital untuk lalu lintas minyak dan gas global yang sempat mampet gara-gara perang. Membukanya kembali jadi bagian dari kesepakatan ini.
Artikel Terkait
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Gedung Putih Klaim Israel Juga Setuju
Polisi Amankan Lima Debt Collector di Bogor Diduga Lakukan Penarikan Paksa
Zaskia Adya Mecca Kecewa Sidang Kasus Stafnya Ditunda Tanpa Pemberitahuan
Iran dan Oman Rencanakan Pungutan Biaya Transit di Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata