Rencana baru muncul dari kawasan Teluk. Iran dan Oman dikabarkan bakal memungut biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini rencananya diberlakukan selama dua minggu masa gencatan senjata antara Teheran dan Washington.
Ya, gencatan senjata itu sendiri baru saja disepakati. Mediasinya ditangani Pakistan, memberi jeda sejenak dari konflik yang sudah berlarut-larut.
Menurut laporan CNN dan Associated Press, Rabu lalu, pungutan itu memang diperbolehkan sebagai bagian dari butir-butir kesepakatan gencatan senjata AS-Iran. Jadi, ini bukan wacana sembarangan.
Kantor berita Tasnim di Iran juga mengonfirmasi kabar tersebut. Mereka bahkan menyebutkan, dana yang terkumpul nantinya akan dipakai untuk membangun kembali Iran yang porak-poranda akibat gempuran AS dan Israel sejak akhir Februari lalu.
Lalu, bagaimana dengan Oman?
Artikel Terkait
Ketua GRANAT Dukung Penuh Usulan BNN Larang Vape untuk Cegah Peredaran Narkoba Cair
Indonesia Desak PBB dan Lebanon Usut Tuntas Insiden Tewasnya Tiga Prajurit TNI di UNIFIL
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Apartemen Mewah Jakarta Timur, 2 Tersangka Diamankan
Bareskrim Ungkap 755 Kasus Penyelewengan BBM dan Elpiji Bersubsidi, Negara Rugi Rp1,26 Triliun