AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Gedung Putih Klaim Israel Juga Setuju

- Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Gedung Putih Klaim Israel Juga Setuju

Setelah perang yang berkecamuk lebih dari enam minggu di Timur Tengah, Amerika Serikat dan Iran akhirnya sepakat untuk gencatan senjata. Nah, yang menarik, Gedung Putih kini menyatakan Israel juga ikut menyetujui ketentuan itu.

Menurut sejumlah saksi di balik layar, Israel setuju untuk menghentikan serangan terhadap Iran selama dua minggu sesuai durasi gencatan yang disepakati.

Informasi ini pertama kali mencuat pada Selasa (7/4) lalu, tak lama setelah Presiden Donald Trump membuat pengumuman resmi. Beberapa pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya membocorkannya ke sejumlah media internasional, termasuk AFP dan CBS News. Laporan mereka kemudian dikutip secara luas pada Rabu (8/4/2026).

Salah satu pejabat itu, ketika ditanya soal persetujuan Israel, menjawab dengan singkat.

"Iya, Israel telah menyetujui," katanya, seperti dikutip CBS News.

Di sisi lain, Reuters juga mendapat konfirmasi serupa dari dua sumber di Gedung Putih. Mereka menyebut Israel tidak hanya setuju pada gencatan dua minggu itu, tapi juga bersedia menahan diri dari operasi pengeboman ke wilayah Iran.

Seorang pejabat senior lain menambahkan poin penting: Israel adalah bagian dari kesepakatan ini. Mereka akan menghentikan pengeboman sementara negosiasi masih berjalan.

Namun begitu, respons dari Israel sendiri justru terasa dingin. Otoritas setempat sampai saat ini belum secara terbuka membahas keterlibatan mereka dalam gencatan senjata AS-Iran yang diumumkan Trump itu. Ada keheningan yang cukup mencolok dari Tel Aviv.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar