Trump Ancam Akhiri Peradaban, Iran Klaim Siap Hadapi Segala Kemungkinan

- Rabu, 08 April 2026 | 05:40 WIB
Trump Ancam Akhiri Peradaban, Iran Klaim Siap Hadapi Segala Kemungkinan

Gedung Putih langsung bereaksi. Sekretaris Pers Karoline Leavitt membantah keras bahwa pernyataan Vance mengacu pada senjata nuklir. Leavitt menegaskan, "hanya Presiden yang tahu bagaimana situasinya dan apa yang akan dia lakukan."

Sebelumnya, Trump memang sudah berjanji akan melakukan 'penghancuran total' terhadap infrastruktur penting Iran. Sasaran utamanya adalah jembatan dan pembangkit listrik. Semua itu digantungkan pada kesepakatan membuka Selat Hormuz.

Namun begitu, beberapa jam sebelum tenggat waktu berakhir, laporan lain muncul dari kawasan. Israel mengklaim telah menyelesaikan serangan besar-besaran yang menargetkan situs infrastruktur di seluruh Iran. Serangan ini seperti menjadi pembuka yang mencemaskan.

Trump kemudian kembali menulis di Truth Social. Ancaman terakhirnya terdengar lebih suram dan fatalistik. Ia mengingatkan Iran bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi."

Kata-katanya menggantung, meninggalkan dunia menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar