Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan penyalahgunaan BBM dan elpiji subsidi di berbagai daerah. Ternyata, praktik ilegal ini bukan cuma soal pelanggaran hukum biasa. Kerugian negara yang ditimbulkan bisa mencapai angka fantastis, triliunan rupiah.
Menanggapi hal ini, Kementerian ESDM angkat bicara. Mereka menilai langkah tegas Bareskrim ini sebagai upaya serius untuk menutup kebocoran anggaran. Subsidi yang seharusnya dinikmati rakyat, dikatakan, kerap bocor ke pihak-pihak yang tak berhak.
Edi Wijaya Tarigan, perwakilan dari Ditjen Migas ESDM, secara tegas menyatakan dukungannya.
"Kami sangat mendukung kegiatan Bareskrim terkait temuan penyalahgunaan elpiji dan BBM subsidi di NKRI," ujar Edi dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Selasa lalu.
Dukungan tak cuma datang dari internal kepolisian. Pihaknya juga mengapresiasi peran Puspom TNI. Apalagi kalau sampai ada keterlibatan oknum aparat di lapangan.
Artikel Terkait
Serangan Israel di Teheran Hancurkan Sinagoge Bersejarah dan Kampus Bergengsi
Survei: Program Pemerintah Dinilai Tepat Sasaran, Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Melonjak
Serangan Udara di Basra Tewaskan Tiga Warga Sipil
Polisi Amankan Pria dan Sita Obat Keras dari Toko Obat di Penjaringan