Perjalanan mereka juga memecahkan rekor. Beberapa jam sebelum fase sunyi itu, Artemis II mencapai titik terjauh dari Bumi yang pernah dicapai manusia lebih jauh dari rekor Apollo 13 tahun 1970. Angkanya? 406.778 kilometer. Sebuah pencapaian baru yang ditorehkan di buku sejarah eksplorasi.
Kawah untuk Carroll
Di antara semua data saintifik dan manuver teknis, ada momen paling mengharukan. Sesuatu yang sangat personal. Keempat astronot sepakat menamai sebuah kawah di permukaan bulan dengan nama Carroll Taylor Wiseman, mendiang istri Komandan Reid Wiseman.
Astronot Jeremy Hansen, suaranya terisak, mengumumkannya saat siaran langsung dari orbit. "Itu adalah titik terang di bulan," katanya. "Dan kami menamainya Carroll." Kawah itu, katanya, akan terlihat dari Bumi pada waktu-waktu tertentu.
Di dalam kapsul, suasana hening. Reid Wiseman meneteskan air mata. Begitu pula rekan-rekannya. Mereka saling berpelukan. Di Pusat Kontrol Houston, semua orang diam selama satu menit penuh, memberikan penghormatan.
Carroll meninggal karena kanker pada 2020. Wiseman, pilot Angkatan Laut yang tangguh, kini menjadi orang tua tunggal bagi kedua putrinya.
Perjalanan Pulang
Sekarang, fokusnya adalah kembali. Orion telah membelokkan haluan, memulai perjalanan pulang ke Bumi yang diperkirakan makan waktu empat hari. Mereka akan memanfaatkan gravitasi bulan, meluncur lewat lintasan berbentuk angka delapan besar, tanpa perlu dorongan mesin yang signifikan. Sebuah tarian orbital yang elegan.
Misi bersejarah ini mulai dari Peluncuran Kennedy di Florida, Rabu lalu. Artemis II adalah penerbangan berawak pertama ke bulan setelah lebih dari 50 tahun sejak era Apollo berakhir.
Untuk Glover, Koch, dan Wiseman, ini adalah kali kedua mereka ke luar angkasa. Bagi Hansen, ini pengalaman perdana. Misi ini juga mencetak sejumlah sejarah: Koch jadi perempuan pertama, Glover orang kulit berwarna pertama, dan Hansen orang Kanada pertama yang mengorbit bulan.
NASA sudah menatap target selanjutnya: mendaratkan manusia lagi di bulan pada 2028. Terakhir kali itu terjadi adalah tahun 1972, oleh Apollo 17. Setelah itu, program itu terhenti karena biaya yang amat besar. Sementara itu, pesaing seperti Cina juga tak mau kalah, menargetkan pendaratan mereka sendiri di dekade mendatang.
Perjalanan pulang kru Artemis II telah dimulai. Empat manusia itu membawa pulang lebih dari sekadar data. Mereka membawa cerita, emosi, dan secercah harapan baru untuk eksplorasi manusia.
Artikel Terkait
Survei: Program Pemerintah Dinilai Tepat Sasaran, Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Melonjak
Serangan Udara di Basra Tewaskan Tiga Warga Sipil
Polisi Amankan Pria dan Sita Obat Keras dari Toko Obat di Penjaringan
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Diklaim Minta Rp20 Miliar untuk Restorative Justice