Video yang beredar di media sosial benar-benar menyita perhatian. Tampak jelas, gunungan sampah berserakan di depan gerbang SDN 1 Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sekolah itu seperti terkepung, dikelilingi oleh tumpukan limbah yang menggunung.
Kalau dilihat lebih dekat, sampah-sampah itu kebanyakan adalah limbah rumah tangga. Masih terbungkus rapi dalam plastik kresek warna-warni. Bukan cuma pemandangan yang tidak sedap dipandang, kondisi ini jelas bikin khawatir. Bagaimana dengan kesehatan anak-anak yang belajar di sana? Bau tak sedap dan risiko penyakit jadi ancaman nyata setiap hari.
Belum lagi soal kenyamanan. Coba bayangkan, para siswa harus melewati ‘tembok’ sampah itu setiap mau masuk sekolah. Sampahnya sampai memenuhi trotoar, bahkan mengurasi sebagian badan jalan. Aktivitas belajar tentu bisa terganggu, baik oleh bau maupun pemandangan yang tidak mendukung itu.
Menanggapi viralnya video tersebut, Camat Leuwiliang WR Pelitawan mengaku sudah mengambil langkah. Menurutnya, kejadian itu sebenarnya terjadi pada pekan sebelumnya.
Artikel Terkait
KPK Periksa Direktur PT Sinkos Terkait Dugaan Penerimaan Fasilitas dari Tersangka Bea Cukai
Kuasa Hukum Rachel Vennya Belum Konfirmasi Penyebab Mata Lebam
Dua Personel TNI Diduga Salahi BBM Subsidi, Sedang Disidik Puspom
Iran Galang Rantai Manusia Lindungi Pembangkit Listrik Jelang Ultimatum Trump