Lalu bagaimana kalau sudah terlanjur? Johnny punya imbauan. Laporkan saja. Polri membuka beberapa saluran pengaduan, mulai dari Divisi Propam, hotline khusus, hingga laporan ke Bareskrim.
"Bisa diadukan pakai QR code Propam Polri. Atau hubungi hotline rekrutmen di nomor 08211685877," jelas Johnny.
Untuk diketahui, proses Rekrutmen Akpol 2026 sendiri masih berjalan. Saat ini sudah masuk tahap seleksi lanjutan, setelah pendaftaran online ditutup.
Johnny membeberkan data pendaftar. Tahun 2024 ini, pendaftar online mencapai 7.988 orang. Dari angka itu, yang lulus verifikasi dan berhak lanjut ada 5.432 peserta.
Menurutnya, ini bukan sekadar penerimaan anggota biasa. Rekrutmen ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan calon pimpinan Polri dua tiga dekade mendatang.
"Mereka inilah yang diproyeksikan jadi pimpinan Polri 25-30 tahun lagi, menghadapi tantangan yang pasti berbeda. Makanya prosesnya sekarang sangat ketat, cuma lewat satu jalur reguler," pungkasnya.
Artikel Terkait
Arsenal Hadapi Sporting CP di Liga Champions Tanpa Saka dan Timber
Ketua Banggar DPR Soroti Salah Sasaran Subsidi Energi, Desak Reformasi Mendesak
Lebih dari 750 Sekolah Iran Rusak, 310 Siswa dan Guru Tewas dalam Serangan AS-Israel
Presiden Iran Klaim 14 Juta Warga Siap Berkorban, Muncul Kekhawatiran Rekrutmen Anak