H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026

- Selasa, 07 April 2026 | 04:45 WIB
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026

Kapal ini juga pernah dimodifikasi. Pada 2011, sekitar 100 meter bagian depannya dibuat lebih ramping. Tujuannya agar bisa menyelip di antara kaki-kaki anjungan tertentu, seperti dalam proyek North Rankin B di Australia. Deknya pun diperkuat dengan baja khusus, dirancang untuk menahan tekanan titik yang luar biasa dari beban yang diangkutnya.

Di sisi lain, dunia terus berkembang. Pada 2026, muncul pesaing baru seperti Braveheart milik Allseas. Tongkang ini disebut-sebut lebih modern, punya sistem ballast elektrik dan dek datar untuk robot. Tapi dari segi ukuran, Braveheart masih kalah. Panjangnya sekitar 200 meter, hampir 90 meter lebih pendek dari H-851.

Ada juga Beverley milik Acciona. Kapal ini diperkenalkan tahun yang sama dan dijuluki jack-up barge terbesar di Australia. Namun fungsinya berbeda. Beverley punya kaki sepanjang 78 meter yang bisa menancap di dasar laut, digunakan untuk membangun infrastruktur, bukan mengangkut struktur antar benua seperti H-851.

Meski ada pendatang baru, rekor H-851 sebagai tongkang kargo terbesar belum tergoyahkan. Tapi, industri tampaknya sudah bergeser. Membangun tongkang yang lebih panjang darinya sekarang dianggap kurang efisien. Keterbatasan pelabuhan, kanal, dan biaya operasional yang membengkak jadi pertimbangan utama. Fokusnya kini lebih ke kapasitas angkat dan presisi teknologi, bukan sekadar memperbesar ukuran lambung.

Jadi, meski namanya tak setenar kapal-kapal lain, H-851 tetap menjadi standar utama. Dia adalah pekerja senyap yang vital. Kapal ini masih setia mengantarkan struktur raksasa dari galangan kapal ke titik pengeboran di ujung dunia, menjadi tulang punggung yang tak tergantikan dalam industri energi global.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar