Memasuki babak kedua, drama justru makin menjadi. Persik mendapat peluang emas berupa tendangan penalti di menit ke-60. Lagi-lagi, Jose Enrique yang maju sebagai eksekutor.
Namun, nasib lagi-lagi tak berpihak. Tendangannya yang mengarah ke sudut kanan bawah dengan baik ditepis kiper Sendri Johansyah. Hanya dengan kaki! Peluang terbaik sirna sudah.
Pertandingan pun berlanjut dengan intensitas tinggi. Kedua tim bermain keras, bahkan terbilang kasar. Wasit pun sibuk, mencabut total delapan kartu kuning sepanjang 90 menit. Itu menggambarkan betapa sengitnya duel di lapangan.
Di sepuluh menit terakhir, giliran Persijap yang mencoba menekan. Laskar Kalinyamat berusaha mencari kemenangan tandang. Tapi, sama seperti lawannya, usaha mereka mentah. Tak ada yang bisa mengubah angka.
Peluit panjang akhirnya berbunyi, menegaskan hasil imbang tanpa gol. 0-0. Kedua tim terpaksa berbagi satu poin saja.
Dari sisi klasemen, hasil ini kurang menguntungkan. Persik Kediri kini tertahan di peringkat 12 dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, Persijap Jepara tetap berada di posisi ke-14, mengumpulkan 22 poin. Keduanya sudah menjalani 26 pertandingan.
Artikel Terkait
KPK Kaji Dampak Putusan MK yang Batasi Wewenang Hitung Kerugian Negara
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Ujian Berat Lawan Malaysia di Piala ASEAN
Sidang Perdana TNI Terduga Penculik dan Pembunuh Kacab Bank Dimulai, Hakim Beberkan Peran Masing-masing
Dokter Pribadi Nadiem Diperiksa Hakim Terkait Kondisi Kesehatan Terdakwa