Namun, kabar buruk kemudian datang dari Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel. Dua dari empat orang yang terjebak itu telah ditemukan tewas. Seorang juru bicara militer Israel kepada AFP membenarkan, gedung itu terkena “dampak langsung” rudal Iran. Serangan ini terjadi hanya beberapa menit setelah peringatan resmi dikeluarkan.
Korban jiwa bukan satu-satunya duka. Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan setidaknya empat orang terluka. Yang paling menyayat hati adalah seorang bayi berusia 10 bulan yang menderita cedera kepala. Selain itu, seorang pria lanjut usia berumur 82 tahun sempat dilaporkan dalam kondisi serius.
Untungnya, menurut pihak rumah sakit, kondisi pria tua itu kini sudah stabil. Meski begitu, trauma dan kepiluan pasti masih membekas bagi warga yang selamat.
Kejadian di Haifa ini kembali mempertajam ketegangan yang sudah memanas di kawasan. Sementara upaya pencarian dua korban hilang masih terus dilakukan tanpa henti.
Artikel Terkait
Pemerintah Thailand Luncurkan Program Diskon Hingga 58% untuk 3.000+ Kebutuhan Pokok
Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Bankir: Dua Prajurit Ditahan, Satu Masih Bebas
Kemendes PDT dan BAZNAS Perkuat Sinergi, UPZ Zakat Akan Dibentuk hingga ke Desa
Cuaca Buruk di Soekarno-Hatta, 12 Penerbangan Dialihkan