Pemerintah Thailand Luncurkan Program Diskon Hingga 58% untuk 3.000+ Kebutuhan Pokok

- Senin, 06 April 2026 | 19:15 WIB
Pemerintah Thailand Luncurkan Program Diskon Hingga 58% untuk 3.000+ Kebutuhan Pokok

Tekanan biaya hidup yang makin mencekik membuat pemerintah Thailand bergerak. Lewat Kementerian Perdagangan, mereka baru saja meluncurkan kampanye nasional bertajuk "Thailand Helps Thailand". Intinya, program ini adalah upaya serius untuk meredam gejolak harga yang dirasakan warganya sehari-hari.

Caranya? Kolaborasi dengan produsen dan jaringan ritel besar. Hasilnya, ada potongan harga yang cukup menggoda hingga 58% untuk lebih dari 3.000 produk kebutuhan pokok. Angka ini melesat jauh dibanding program sebelumnya yang cuma mencakup sekitar 1.100 barang.

Menurut Poonpong Naiyanapakorn, Dirjen Departemen Pengembangan Bisnis Kementerian Perdagangan Thailand, empat raksasa ritel dan grosir ikut mendukung penuh. Mereka adalah Makro, Lotus's, Tops, dan GO Wholesale.

"Mereka menawarkan diskon pada sedikitnya 1.000 produk, terutama merek sendiri dan barang kebutuhan penting dengan harga terjangkau," jelasnya.

Jangan bayangkan barang-barang niche. Yang didiskon ini benar-benar kebutuhan harian. Mulai dari sabun, sampo, pasta gigi, deterjen, sampai bahan pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan mi instan. Bahkan bumbu dapur, makanan kaleng, perlengkapan rumah tangga, dan produk perawatan diri juga masuk dalam daftar.

Nah, untuk beras, diskonnya bisa sampai 50%. Beberapa merek bahkan ngasih promo beli satu gratis satu. Ada juga yang potong harganya hingga 58% untuk beras kemasan.

Ritel seperti Makro dan Lotus's memangkas harga beras jasmine dan beras putih sekitar 5-30%. Sementara GO Wholesale lebih fokus ke pelaku usaha kecil dan pembeli grosir. Mereka nawarin promo khusus kalau beli dalam jumlah gede.

Contohnya, produk beku kayak alpukat atau kentang goreng bisa didiskon 34-40% untuk pembelian grosir. Daging babi cincang, ikan kakap, dan udang putih juga turun harganya, sekitar 6-15%.

Di sisi lain, bahan masak dan kebutuhan rumah tangga lain nggak ketinggalan. Minyak kelapa harganya dipotong sampai 34%, sedangkan minyak kedelai dan sawit turun 5-17%. Saus ikan dan saus tiram juga ikut murah, diskonnya antara 8-18%.

Kalau urusan perawatan diri, Watsons jadi penyedia diskon terbesar. Mereka nawarin potongan hingga 50% untuk sabun dan sampo merek sendiri. Beberapa merek perawatan kulit ternama juga ikutan dengan diskon yang serupa.

Produk pembersih rumah tangga pun dapat bagian. Deterjen cair, sabun cuci piring, sampai pelembut pakaian dapat promo menarik. Ada yang buy one get one, ada juga yang diskonnya mencapai 49%.

Menteri Perdagangan Thailand, Suphajee Suthumpun, menegaskan program ini bentuk bantuan langsung buat masyarakat yang sedang kesulitan.

"Program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi di tengah ketidakpastian ekonomi," ujarnya.

Untuk tahap awal, program ini bakal jalan dari April sampai Mei 2026. Pemerintah berencana nambah variasi produk di fase berikutnya. Tujuannya, harga diskon ini bisa bertahan sampai akhir tahun.

Selain itu, distribusi program juga akan diperluas ke berbagai provinsi. Harapannya, akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bisa merata, nggak cuma terpusat di kota-kota besar.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar