Ancaman Trump ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Tekan Bursa AS

- Senin, 06 April 2026 | 09:15 WIB
Ancaman Trump ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Tekan Bursa AS

Trump mengatakan Iran menghadapi tenggat waktu hingga pukul 8.00 malam Waktu Bagian Timur pada Selasa untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Kalau tidak dipenuhi, dia mengancam akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut. Ancaman inilah yang langsung mendinginkan sentimen dan mengembalikan kekhawatiran akan eskalasi geopolitik yang lebih luas.

Dampaknya langsung terasa di pasar komoditas. Harga minyak, misalnya, melonjak lebih dari dua persen dalam perdagangan Asia hari Senin. Lonjakan ini melanjutkan kenaikan yang sudah terjadi pekan lalu. Para pedagang jelas waswas mereka memperhitungkan potensi gangguan pasokan yang bisa berlarut-larut melalui Selat Hormuz, yang notabene adalah salah satu jalur pengiriman energi paling vital di dunia.

Jadi, setelah sempat bernafas lega, investor kini kembali menatap layar dengan cemas. Mereka menunggu perkembangan selanjutnya dari Timur Tengah, sambil berharap ketegangan ini tidak benar-benar meledak.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar