Namun begitu, suasana berubah ketika patroli bergerak ke Jalan Otto Iskandar Dinata. Di sana, empat remaja terlihat ugal-ugalan. Mereka melaju kencang dengan dua sepeda motor, dan tak satu pun memakai helm.
Petugas segera menghentikan mereka. Pemeriksaan sederhana pun dimulai. Ternyata, selain ugal-ugalan, surat-surat kendaraan juga tak lengkap. Akhirnya, keempat remaja itu beserta kedua motornya diamankan ke Markas Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Henik menyoroti pola yang terjadi. Menurutnya, kejadian seperti ini bukan hal baru.
"Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas seperti ini masih terus berulang, sehingga kehadiran personel menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, polisi tak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diminta untuk ikut aktif. Setiap laporan warga tentang potensi gangguan keamanan sangat dibutuhkan. Mereka bisa menghubungi Call Center Polri di 110. Kerja sama ini diharap bisa memutus mata rantai pelanggaran dan menjaga situasi agar tetap kondusif untuk semua.
Artikel Terkait
Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Infrastruktur
Kubu Rismon Tegaskan Tudingan Libatkan JK dalam Kasus Ijazah Jokowi adalah Hoaks
SBY Usulkan Penarikan atau Pemindahan Pasukan UNIFIL Usai Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Inter Milan Hajar AS Roma 5-2, Kokohkan Puncak Klasemen Serie A